02 April 2017

Mengatasi Berak Hijau Pada Merpati

Taugitu.com, Beberapa hari yang lalu burung Merpati Hias peliharaan saya tiba-tiba namoak murung, bulu mengembang dan juga nafsu makan berkurang, burung tampak lesu dan kurang beraktifitas seperti biasanya, saat saya cek ternyata burung tersebut mengalami berak hijau, dan setelah saya raba pada tembolok, ternyata tembolok kosong dan terasa hanya berisi air. Pada umumnya kotoran burung berwarna coklat menyerupai tanah liat atau lempung, ketika merpati mengalami berak hijau yang disertai dengan keluarnya cairan lendir berwarna hijau kecoklatan maka dapat dipastikan ada yang salah pada sistem pencernaan. Mengutip dari medion.co.id, penyebab berak hijau ada 2 (dua) yaitu Non Infelsi dan Infeksi. Berikut penjelasannya :

non infeksi
Berak hijau yang disebabkan karena faktor non infeksi biasanya disebabkan merpati kurang mendapatkan pakan yang cukup, atau mengalami keterlambatan pemberian pakan, tidak adanya pakan yang dikonsumsi pada tembolok menyebabkan usus mengeluarkan lemak dna juga cairan pada tembolok, akibatnya lemak dan cairan tembolok yang dikeluarkan berwaena hijau dan umumnya pada merpati yang mengalami hal demikian tidak mengalami penurunan nafsu makan (normal), untuk mengatasinya segeralah berikan air minum dengan menambahkan sedikit gula, hal tersebut untuk mengganti cairan tubuh yang hilang serta menambah energi pada tubuh merpati, berikan pakan jenis voor atau yang berbentuk halus yang mudah untuk dicerna, untuk menghindari adanya gesekan dan luka pada usus setelah beberapa saat tidak melakukan proses pencernaan.

Obat untuk berak hijau pada merpati


Infeksi
Penyebab berak hijau yang kedua yaitu adanya infeksi, menyadur dari situs medion, bahwa gejala infeksi oada burung ditandai dengan kondisi burung hang mengalami perubahan secara drastis, yaitu burung kurang nafsu makan, bulu mengembang, banyak minum, muntah dan tembolok kosong atau penuh makanan dan tidak dicerna dalam jangka lama. Hal tersebut disebabkan terjangkitinya burung oleh virus, berikut beberapa diantaranya :

1. Newcastle disease ND atau Newcastel Disease terjadi karena burung terinfeksi virus velogenic viscerotropic Newcastle Disease, selain berak hijau burung yang terkena virud ini akan mengalami penurunan jimlah telur dan kualitas telur dan rawan terjadi kematian.

2. Avian Influenza, yaitu virus yang menyebabkan kemandulan serta terjadi pendarahan pada usus halus, lemak jantung perbatasan esofagus dan proventrikulus.

3. Malaria like yaitu jenis virus yang menyerang merpati melalui gigitan serangga menyerupai nyamuk, serangga tersebut hidup dan berkembang biak ditempat lembab sekitar kandang, menyebabkan peradangan pada ginjal dan pendarahan pada organ dalam tubuh.

Untuk solusi berak hijau pada merpati karena infeksi yaitu dengan memberikan obat antibiotik khusus unggas, diantaranya Ampicol, Koleridin,  danNeo Meditril. Sedangkan untuk kasus “malaria like”, ayam bisa diberikan Maladex yang dicampur dengan air minum, berikan sesuai aturan pakai atau dosis yang dianjurkan, untuk merpati dosis dapat disesuaikan dengan takaran dosis anak ayam.

Agar berak hijau tidak menyebar dari satu merpati ke merpati lain, sebaiknya merpati yang sakit disendirikan / dikarantina, karena penyakit dapat ditularkan melalui pakan, air minum, kotoran / feses. Lakukan pembersihan kandang dan juga penyemprotan desinfektan, untuk membunuh virus dan juga serangga lain yang menularkan penyakit.

Demikian sharing dari saya, semoga bermanfaat.

Terima kasih telah membaca hingga akhir.
Dan silahkan meninggalkan coretan pada kolom komentar !!
Mohon maaf jika terlambat membalas komentar.

EmoticonEmoticon