24 December 2015

Membuat Sarang Untuk Merpati Hias

Taugitu.com, - Sarang adalah tempat untuk merpati meletakkan telur, mengeram dan menetaskan telurnya. Secara umum, kebanyakan burung membuat sarang dari ranting pohon yang telah kering, ditata sedemikian rupa hingga membentuk lingkaran atau bulatan, tergantung jenis burung dan lokasi tempat bersarang.

Untuk Merpati Hias sendiri, kita perlu membuatkan sarang untuk keperluan burung meletakkan telur. Sarang yang baik adalah yang terbuat dari bahan yang kering, empuk dan mudah menyerap air dari sisa kotoran burung. Untuk membuat sarang yang nyaman untuk burung merpati, sebaiknya perlu memperhatikan beberapa faktor, misalkan luas sarang dan bahan yang digunakan.

kotak sarang dari pasir dan daun cemara

Untuk membuat sarang buatan untuk merpati hias, saya merekomendasikan menggunakan pasir halus, pasir halus dapat didaptkan melalui proses penyaringan, sebaiknya pilihlan jenis pasir yang berbentuk biji sebesar gula pasir, karena pasir dengan ukuran tersebut, lebih cepat menyerap air dari kotoran burung. Letakkan pasir halus hasil saringan ke kotak kayu, untuk ukuran silahkan sesuaikan dengan besar tubuh merpati, usahakan kotak dapat memuat tubuh merpati, sehingga membuat suhu telur dalam keadaan stabil, serta membuat merpati lebih nyaman dan tenang, jika tidak ada kotak anda juga bisa menggunakan besek bambu bekas ataupun ember cat ukuran 5 liter yang telah dipotong.

Selain pasir, sobat juga bisa membuat sarang merpati dari daun cemara balon, daunnya kecil panjang seperti ijuk, cemara jenis ini banyak ditanam dipinggir jalan, ambil daun yang telah kering, kemudian rangkai seperti gulungan tali, kemudian bentuk menjadi lingkaran, letakkan di kotak kayu, jangan lupa menaruh alas sarang dengan daun cemara ataupun pasir, hal ini untuk menjaga suhu agar senantiasa hangat, sekaligus mampu menyerap air kotoran burung agar cepat kering, sobat juga bisa mengganti alas sarang dengan sisa serutan kayu.

Jenis sarang buatan yang saya sebutkan diatas adalah jenis sarang yang selama ini saya gunakan untuk merpati hias yang saya pelihara, kenapa saya memilih jenis sarang tersebut ? Selain simpel, jenis sarang tersebut dapat meminimalisir telur merpati pecah saat dierami. Selain itu juga dapat menghidarkan munculnya belatung dibawah sarang, karena biasanya sarang yang lembab menyebabkan munculnya bau tak sedap, sehingga mengundang serangga semacam lalat untuk meletakkan telur serta bakteri, saat menetas larva lalat berubah menjadi belatung, jika belatung-belatung tersebut hidup lama dibawah sarang dapat menyebabkan timbulnya bau busuk akibat terjadinya pembusukan sarang, bahkan dapat menyebabkan kematian pada anak burung.

Demikian sharing pengalaman dari saya, semoga bisa memberikan manfaat bagi para rekan-rekan peternak pemula seperti saya.

Salam Wokwokur.

Terima kasih telah membaca hingga akhir.
Dan silahkan meninggalkan coretan pada kolom komentar !!
Mohon maaf jika terlambat membalas komentar.

EmoticonEmoticon