27 May 2016

Tips Meningkatkan Produksi Merpati Hias

Taugitu.com, Sukses dalam beternak Merpati Hias merupakan tujuan dari setiap peternak, kesuksesan peternak secara umum dapat dilihat dari kuantitas dan kualitas dari ternak yang dihasilkan. Jika kualitas dan kuantitas hasil ternak dapat diselaraskan, tentunya hasil ekonomi yang didapatkan juga semakin optimal.

Untuk memperoleh kualitas Merpati Hias yang baik tentunya diperlukan bibit atau indukan yang berkualitas pula. Untuk menghasilkan keturunan yang berkualitas tentunya diperlukan modal pengetahuan yang cukup, baik dalam pemilihan bibit maupun pemeliharaan. Jika anda seorang yang baru belajar menjadi seorang peternak, ada baiknya anda banyak belajar dari para peternak yang berpengalaman. Jangan pernah sungkan untuk bertanya dan sharing tentang seluk beluk peternakan. Jika anda telah paham maka niscaya kesuksesan telah menanti anda.

Kali ini saya akan membagikan pengalaman saya bagaimana meningkatkan reproduksi Merpati Hias. Sebenarnya tidaklah terlalu sulit untuk melakukannya, jika anda ingin melakukannya silahkan lanjutkan membaca artikel ini. Untuk meningkatkan reproduksi ternak Merpati Hias lakukan cara-cara berikut ini :

Belilah Induk merpati yang berkualitas, yaitu dengan memperhatikan bentuk tubuh dan marking (kerapian warna). Pilih merpati yang sehat, gemuk, lincah, dan tentunya pernah bereproduksi serta usahakan yang masih berstatus induk muda. Kriteria induk muda bagi saya adalah telah bereproduksi satu sampai tiga kali. Siapkan juga merpati biasa yang juga sehat, tujuannya sebagai induk babuan. Anda dapat memilih merpati dari jenis pos, untuk usia babuan usahakan yang sudah bereproduksi dan berpengalaman, anda dapat membeli induk babuan 3 pasang, dengan perhitungan, satu induk merpati utama berbanding dengan 3 pasang induk babuan.

Merpati Hias

Caranya yaitu, usahakan ketika induk utama mulai kawin, indukan babuan dalam keadaan birahi dan juga kawin. Dengan perkiraan nantinya induk utama dan babuan bertelur bersamaan, atau paling tidak berselang 1 atau 2 hari. Ketika induk utama mulai bertelur dan induk babuan juga mulai bertelur, pindahkan telur induk utama ke induk babuan setelah 2 atau 3 hari setelah keluarnya telur kedua, tujuannya agar induk babuan bisa menggantikan peran induk utama. Jika telurnya telah dipindahkan usahakan memandikan induk utama, tujuannya untuk membuat merpati keket/birahi kembali. Saat birahi usahakan anda juga membuat induk babuan kedua menjadi keket. Biasanya merpati akan bertelur kembali setelah 10 hari dipisahkan dari telur pertamanya, jika sudah bertelur lakukan seperti cara pertama, yaitu memindahkan telur ke induk babuan kedua, lakukan hal yang sama pada induk babuan ketiga.

Dengan cara tersebut, peran induk utama hanyalah kawin dan bertelur, sedangkan peran mengeram dan meloloh digantikan oleh induk babuan. Namun ada hal yang musti diperhatikan, kita harus memberikan makanan yang mengandung banyak vitamin dan mineral bagi merpati, khususnya yang berpengaruh terhadap tingkat kesuburan reproduksi. Kita dapat memberikan jenis makanan bijian seperti kacang hijau dan voer. Tambahkan juga suplemen seperti vitalur yang membantu menjaga kesuburan reproduksi. Selain itu, usahakan induk babuan ditempatkan di kandang jenis batrei, apa itu jenis kandang batrei ? Silahkan baca artikel saya sebelumnya.

Secara normal, dalam kurun 4 bulan merpati dapat menghasilkan 6 anak dengan perhitungan sekali bertelur dua butir dan tidak ada yang mati, sedangkan jika kita menggunakan induk babuan untuk mengeram dan meloloh, maka merpati induk utama dapat bertelur atau menghasilkan anak sebanyak 12 - 16 ekor dengan perhitungan yang sama, yaitu setiap bertelur dua butir dan semua anaknya hidup.

Hal-hal tersebut telah saya lakukan dengan kegagalan sekitar 5-10% dikarenakan telur kopyor atau anakan mati. Jika anda ingin sukses, maka jangan takut untuk mencoba, asalkan dibarengi juga dengan pengetahuan.

Salam Wok Wok Kur

Terima kasih telah membaca hingga akhir.
Dan silahkan meninggalkan coretan pada kolom komentar !!
Mohon maaf jika terlambat membalas komentar.

EmoticonEmoticon