20 May 2016

Pengalaman Pertama Mendaftar Google Adsense

Taugitu.com, Google Adsense merupakan salah satu program periklanan paling disukai oleh para publisher dan advertiser. Bagaimana tidak, Google Adsense dimiliki perusahaan internet terbesar yaitu Google  Inc. Tidak diragukan besarnya modal turut membangun kepercayaan para klien di dunia maya. Selain itu jangkauan yang hampir menjangkau ke seluruh pelosok dunia juga menjadi salah satu faktor di Favoritkannya produk dari perusahaan ini.

Ngomongin masalah Google Adsense (GA) saya ingin berbagi sedikit pengalaman saya mendaftar GA. Dulu saya memilik dua blog gratisan dari blogger. Hampir 90 persen kontennya merupakan karya original saya. Saya tidak pernah memikirkan tema ataupun template, yang penting nyaman dilihat dan bermanfaat untuk para pembaca. Nah suatu ketika saya membaca sebuah artikel yang intinya kita dapat memperoleh penghasilan dari internet melalui blog yang kita miliki dengan mendaftarkannya ke GA. Singkat cerita saya pun browsing di Internet cara mendaftar menjadi publisher GA. 1 kali mendaftar langsung ditolak, saya ulangi mendaftar lagi, ditolak lagi sampai 6 kali saya menerima penolakan dari GA, dan akhirnya saya tidak berniat mendaftar menjadi publisher.


Tiga bulan kemudian saya membuat sebuah blog baru menggunakan email baru, hampir 90% artikel blog tersebut adalah hasil copy paste dari situs-situs terkenal seperti detik dan viva, namun saya selalu memberikan link sumber artikel. Sayapun iseng kembali mendaftarkan blog tersebut ke GA. Hasilnya dalam dua hari saya menerima email untuk memasang kode iklan, setelah terpasang tidak sampai 24 jam saya kembali menerima email bahwa permohonan saya disetujui.

Jika mengingat pengalaman saya dulu, betapa mudahnya mendaftar menjadi publisher GA, asalkan kita rajin mengupdate artikel kita dapat diterima GA dengan mudah, bahkan saya tidak mendaftarkan blog saya ke webmaster apalagi memasang sitemap tambahan di search console, saya juga tidak pernah memikirkan SEO, karena memang saya tidak mengerti melakukan optimasi SEO.

Namun kenyataan sekarang sunggung berbanding terbalik, untuk mendaftar menjadi publisher GA sungguh amat sulit, saya kurang tahu apa yang menyebabkan sulitnya GA menerima permohonan kita, padahal rata-rata semua pemohon GA telah mengikuti aturan dan kebijakan dari GA. Namun saya mempunyai analisa, menurut saya GA semakin selektif memilih calon publishernya, selain itu semakin meningkat jumlah permintaan menjadi publisher turut memperketat aturan GA untuk menerima suatu pinangan dari calon publisher. Saya sudah membuktikannya, saya mengikuti semua aturan dari kebijakan GA, mulai dari konten, dan memenuhi minimal struktur sebuah website untuk diterima menjadi publisher, bukan cuma sekali, saya ditolak lebih dari 12 kali. Sebenarnya saya telah memiliki akun GA namun ingin menambah  satu akun lagi untuk berjaga-jaga jika akun GA saya di banned.

Dari beberapa artikel dan curhatan teman-teman di forum, nampaknya saya tidak sendirian mengalami hal tersebut. Dari 100 orang pemohon, mungkin hanya ,10% yang diterima. Bagi mereka yang ditolak rata-rata mendapatkan alasan penolakan yang sama, yaitu situs tidak mematuhi kebijakan google dan webmaster. GA tidak pernah memberikan penjelasan secara rinci alasan penolakan, hanya saja GA selalu memberikan saran-saran. Memang sedikit sulit memahami alasan penolakan GA karena tidak semua Publisher paham maksud penolakan tersebut. Rasanya memang butuh kesabaran untuk dapat diterima oleh GA, karena untuk sukses tidaklah mudah, masih banyak yang harus kita pelajari dan pahami. Intinya jangan bosan untuk mencari dan berbagi ilmu. Selalu update blog/situs anda dengan karya original dan lalukan secara konsisten.

Jika ada pengalaman menarik dari pembaca tentang mendaftar adsense, silahkan bagikan melalui komentar, mungkin bisa bermanfaat untuk saya dan pembaca lainnya.

Terima kasih telah membaca hingga akhir.
Dan silahkan meninggalkan coretan pada kolom komentar !!
Mohon maaf jika terlambat membalas komentar.

EmoticonEmoticon