21 February 2017

Agar Lolos Tes Masuk Kerja, Perhatikan Hal - Hal Berikut

Taugitu.com, Tes Masuk Kerja adalah salah satu tahapan seleksi yang harus dilalui oleh setiap pencari kerja yang ingin bekerja pada suatu bidang tertentu, tes merupakan salah satu cara manajemen kantor pemerintah/swasta dalam melakukan seleksi untuk mendapatkan sumber daya manusia yang berkompeten dan berkualitas. Seleksi dapat dilakukan dengan berbagai cara, tentunya disesuaikan kebutuhan dan jenis pekerjaan, ada beberapa jenis seleksi yang dapat dilakukan diantaranya yaitu, seleksi administrasi, tertulis, wawancara, tes psikologi dan juga seleksi pengamatan fisik berupa keterampilan, kerapian, serta sopan santun.

Saya akan berbagi tips agar anda bisa di lolos tahapan seleksi, apa yang akan saya sampaikan adalah berdasarkan pengalaman saya menjadi panitia seleksi pegawai, informasi yang akan saya sampaikan tidak mutlak menjamin anda diterima bekerja, karena diterima atau tidak tergantung dengan pertimbangan pihak penguji dan tentunya kemampuan diri anda sendiri :

Proses Tes Wawancara

  1. Tertib administrasi, inilah salah satu penyebab seorang pelamar tidak lolos seleksi awal, tahap inilah yang menentukan apakah anda bisa melanjutkan tahap selanjutnya atau tidak, kebanyakan pelamar kerja kurang memperhatikan hal administrasi, lengkapi syarat administrasi sesuai ketentuan yang diminta, misalkan dalam berkas administrasi anda harus melengkapi semua berkas lamaran yang harus dilegalisir, maka jangan lupa melagalisir, berkas lain yang juga kadang kurang diperhatikan yaitu surat keterangan sehat dari dokter, buatlah surat keterangan sehat dari dokter minimal 2 hari sebelum anda mengirimkan berkas lamaran, perhatikan juga apakah surat keterangan dokter yang diminta haruslah dari dokter/rumah sakit pemerintah ataukah dokter/rumah sakit umum (boleh swasta boleh pemerintah). perhatikan juga masa berlaku surat keterangan lainnya seperti kartu pencari kerja atau surat keterangan berkelakuan baik dari kepolisian.
  2. Perhatikan hal sekecil apapun, ada beberapa hal kecil dan sepele yang biasanya dapat mengagalkan permohonan kerja dari pelamar, yaitu masalah warna stopmap dan kode lamaran, hal ini nampak sepele namun tahukah anda justru hal kecil inilah yang pertama kali menjadi penilaian penguji/penyeleksi, perhatikan ketentuan lainnya seperti apakah surat lamaran harus ditulis tangan dengan huruf balok ataukah boleh diketik menggunakan komputer, serta lamaran harus diantar secara langsung atau boleh dikirim melalui jasa pengiriman, beberapa hal tersebut saya anggap hal sepele namun menjadi sangat penting dimata para penyeleksi, disinilah awal penilaian dimulai, karena ketentuan - ketentuan tersebut merupakan awal penilaian, diantaranya masalah kecermatan/ketelitian dan juga kepatuhan calon pelamar, umumnya untuk memudahkan penyaringan, para petugas penyeleksi tidak akan memeriksa kelengkapan berkas dan langsung menggagalkan lamaran kerja jika stopmap pelamar tidak sesuai dengan formasi jabatan yang dilamar, petugas penyeleksi menganggap sebagai orang yang kurang cermat, tidak teliti dan tidak patuh terhadap ketentuan.
  3. Lamarlah pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi pendidikan anda, jika suatu instansi membuka lowongan pekerjaan dengan mensyaratkan bahwa suatu formasi yang dibuka diperuntukan bagi lulusan SMA, maka jangan melamar formasi tersebut dengan ijasah Strata 1 (sarjana) meskipun secara tingkatan kualifikasi sarjana lebih tinggi dari SMA, hal ini menjadi catatan bagi seorang penguji, karena anda bisa dianggap sebagai seorang yang tidak berani berkompetisi atau bersaing dengan pelamar yang memiliki kualifikasi pendidikan yang setara dengan pendidikan yang anda miliki, dan hanya berani bersaing dengan pelamar yang memiliki kualifikasi pendidikan lebih rendah, kecuali jika formasi yang anda lamar menyebutkan syarat mininal pendidikan SMA maka anda diperbolehkan melamar formasi tersebut dengan ijasah SMA atau kualifikasi pendidikan yang lebih tinggi.
  4. Perhatikan penampilan dan etika. Jika anda akan melakukan tes wawancara, maka hal pertama yang anda lakukan yaitu buat penampilan anda serapi mungkin, karena ini menjadi penilaian para penguji saat pertama kali melihat anda, perfoma dan etika yang baik akan membuat penguji memberikan nilai tambah bagi anda, untuk tampil rapi tidaklah harus mahal, perhatikan potongan rambut anda, gunakan kemeja resmi, celana / rok dari bahan kain, dan sepatu lengkap dengan kaos kaki. dahulukan ucapkan salam atau selamat pagi/siang/sore kepada penguji, lalu berjabat tangan dan jangan langsung duduk sebelum dipersilahkan.
  5. Datang Lebih Awal, usahakan anda datang lebih awal ditempat tes, karena sebagian perusahaan bonafit melakukan penilaian hal tersebut, hal ini menggambarkan tentang kedisiplinan diri anda, jangan sembarangan merokok atau duduk disembarang tempat, duduklah di ruang tunggu atau tempat yang disediakan.
  6. Kuasai Materi, poin inilah yang paling besar menyumbang penilaian penguji terhadap kemampuan anda, ada baiknya anda mempelajari pengetahuan tentang jabatan pekerjaan yang anda pilih, menguasai sebagian besar materi jelas akan memudahkan anda dalam menjawab setiap pertanyaan, apalagi jika pengujian melalui tes wawancara, tes wawancara menurut saya adalah tahapan yang paling sulit, karena anda dituntut sigap dan  tepat dalam menjawab, berbeda dengan ujian tulis karena ujian tulis setidaknya memberikan jeda waktu lebih lama untuk setiap pertanyaan, sehingga anda bisa berpikir dan menyiapkan jawaban yang tepat.
  7. Tentukan motivasi kerja, sebelum menjalani ujian seleksi, tentukanlah motivasi kerja anda secara tepat, jangan pernah mengarang jawaban anda, karena motivasi kerja merupakan jawaban setiap personal dan tidak ada salah atau benar, yang ada hanya logis dan tidak logis. Saya menyarankan anda menjawab apa adanya, jika anda adalah orang yang serius membutuhkan pekerjaan tentunya akan mudah menjawab, tidak perlu malu jika anda memang membutuhkan pekerjaan tersebut untuk meningkatkan perkonomian keluarga, jangan pernah mengarang tentang motivasi kerja.
  8. Duit, jangan pernah melupakan hal tersebut dalam setiap niat baik anda, DUIT yang saya maksud adalah Doa, Usaha/Ikhtiar dan Tawakkal. Selalu iringi niat dengan doa, barengi doa dengan Usaha dan akhiri setiap doa dan usaha dengan bertawakkal atau pasrah kepada yang maha kuasa, karena DIA lah yang maha menentukkan.
Demikian sedikit sharing dari saya tentang hal-hal yang harus diperhatikan dalam melamar pekerjaan sehingga lebih mudah menjawab setiap pertanyaan dan berpeluang dapat diterima, silahkan memberikan ide dan pemikiran melalui menu kontak atau kolom komentar. 

Semoga bermanfaat

Terima kasih telah membaca hingga akhir.
Dan silahkan meninggalkan coretan pada kolom komentar !!
Mohon maaf jika terlambat membalas komentar.

EmoticonEmoticon