18 April 2016

Kelebihan Dan Kekurangan Sistem Kandang Baterai Untuk Beternak Merpati Hias

Taugitu.com. Kandang adalah tempat yang digunakan hewan peliharaan untuk hidup dan berkembang biak. Kandang yang baik adalah kandang yang memenuhi unsur-unsur di habitat alami hewan peliharaan kita. Merpati Hias, dihabitat aslinya hidup dialam liar, seperti di tebing, gua dan hutan, sampai pada beberapa abad yang lalu ketika manusia mulai memelihara dan mengembang biakkan beberapa jenis merpati untuk diambil manfaatnya, burung ini mulai menyesuaikan diri dengan habitat barunya, dari yang awalnya berada di gua, tebing dan hutan belantara, mulai beradaptasi dengan lingkungan yang ramai dengan populasi manusia. Sifat burung merpati yang mudah beradaptasi dengan lingkungan itulah yang menjadi salah satu alasan, mengapa manusia memilih merpati sebagai salah satu hewan peliharaan.

Kembali ke judul artikel, yaitu kelebihan dan Kekurangan Sistem Kandang  Baterai Untuk Beternak Merpati Hias, sistem kandang baterai adalah jenis kandang yang dibuat khusus untuk sepasang merpati, biasanya berbentuk box/kotak dengan ukuran tertentu, sistem kandang ini bisa dibuat per kotak ataupun bersusun dengan sekat pemisah antar kotak.
Kandang baterai
Sistem Kandang Baterai
Kelebihan.

Berikut beberapa alasan para peternak merpati hias memilih sistem kandang Baterai.

Hemat Ruang dan Tempat
Sistem kandang baterai memang tidak membutuhkan tempat yang luas, biasanya kandang jenis ini dibuat dengan ukuran standar lebar 60 cm, Panjang 70 cm, dan tinggi 70 cm. Kita juga dapat membuat kandang tersebut secara bersusun dengan memberikan sekat sebagai pemisah antara kotak. Kandang jenis ini dapat diletakkan di sudut atau lahan yang relatif sempit, namun harus tetap memperhatikan sirkulasi udara dan cahaya, selain itu kita juga dengan mudah memindah atau merubah posisi.

Mudah Perawatan
Dengan ukurannya yang tidak besar, para peternak dengan mudah dapat melakukan perawatan, khususnya masalah kebersihan, karena kebersihan kandang adalah salah faktor penting sukses atau tidaknya proses pengembangbiakkan. Selain itu pula, peternak lebih mudah melakukan kontrol terhadap kondisi kesehatan burung.

Mudah Dan Murah.
Membuat kandang sistem baterai jelas akan lebih menghemat biaya, jika dibandingkan dengan membuat kandang sistem koloni/umbaran, karena bahan baku yang diperlukan tidak terlalu banyak, kita bisa membuatnya dari bahan baku, triplek, bambu ataupun kawat ram, namun ada beberapa hal yang musti diperhatikan diantaranya ukuran kotak, usahakan kotak kandang disesuaikan dengan ukuran merpati, usahakan kandang memiliki luas yang disesuaikan dengan kebutuhan merpati, misalkan untuk proses kawin. 

Merpati Lebih Konsisten Bereproduksi. 
Dengan menerapkan sistem kandang baterai, merpati akan lebih stabil dalam proses reproduksinya, bertelur, mengeram dan membesarkan anaknya. Alasannya, merpati memiliki lebih banyak waktu bersama pasangannya saja, lebih banyak menghabiskan waktu untuk makan, kawin dan bertelur, karena tidak adanya gangguan secara langsung dari merpati lain. Meskipun demikian, secara alamiah semua merpati akan mengalami fase istirahat bertelur yang disebabkan beberapa faktor, yaitu merpati memasuki masa moulting/ngurak/ganti bulu, dalam fase ini biasanya merpati akan enggan bertelur karena menurunnya birahi untuk kawin.

Kekurangan.

Selain memiliki kelebihan, ternyata menurut pengalaman para peternak, ada beberapa kelemahan penggunaan Kandang Sistem Baterai untuk perkembangbiakkan merpati.

Mudah Stres. 
Merpati yang dikembangbiakkan dalam sistem kandang baterai relatif mudah terjangkit stres, stres pada merpati mengakibatkan merpati berubah prilaku, dari jinak menjadi galak, bahkan terhadap pasangannya sekalipun. Hal ini bisa disebabkan kebutuhan alami merpati tidak tercukupi, selain makan merpati membutuhkan terbang, sebagai salah satu rutinitas yang disukai merpati, kondisi kandang yang relatif sempit menyebabkan merpati tidak nyaman. Selain itu sistem kandang baterai yang diletakkan saling bersebelahan ataupun bersusun dapat menimbulkan kegaduhan, misalkan suara mbekur pejantan lain yang dapat memicu pejantan lainnya lebih agresif terhadap pasangannya, stres merpati biasanya terjadi saat musim kawin atau meloloh, stres yang terjadi pada waktu demikian dapat menyebabkan telor tidak berembrio atau yang telah dierami tidak menetas, selain itu ketika stres terjadi saat induk dalam proses meloloh, dapat menyebabkan kematian pada piyik, dikarenakan induk enggan meloloh, ataupun kedua induk jantan dan betina berkelahi.

Membutuhkan Perawatan Khusus. 
Memiliki merpati yang dikembangkan dalam sistem kandang baterai, tentunya memerlukan waktu yang lebih dalam perawatan, misalkan pemberian makanan, obat dan kebersihan kandang. Kebersihan sistem kandang jenis ini adalah salah satu yang paling penting, sistem kandang jenis baterai lebih cepat kotor jika dibandingkan dengan kandang umbaran, jika tidak rutin menjaga kebersihan kandang, akan mudah timbul penyakit yang menyerang burung disebabkan virus yang berasal dari kotoran burung yang menumpuk dan lembab. Selain itu kebutuhan asupan gizi yang dibutuhkan merpati, sangat bergantung pada sang pemilik dalam pemberian pakan, berbeda dengan merpati yang dikembangkan dalam sistem umbaran, merpati dapat dengan mudah mencari sumber mineral yang dibutuhkan tubuh, sebagai contoh, setidaknya kita harus memberikan grid pada merpati dalam kandang baterai sebagai mineral yang membantu merpati dalam proses pencernaan.

Malas. 
Merpati yang lama berada di dalam sistem kandang baterai, cenderung menjadi malas, hal tersebut dikarenakan sifat alamiah merpati yang seharusnya rutin dilakukan berkurang. Misalkan terbang, sifat alami merpati yang menjadi rutinitas keseharian adalah terbang, terbang bukan saja menjadi keahlian merpati, terbang dibutuhkan merpati untuk menjaga kesehatan dan melatih otot-otot sayap. Selain itu terbang juga mampu mengurangi stres pada merpati. Keberadaan merpati dalam kandang baterai secara langsung mengurangi rutinitas alami merpati, sehingga sifat alami merpati lambat laun akan berkurang,

Demikian beberapa hal yang bisa saya bagikan, hal-hal tersebut diatas merupakan pengalaman pribadi dan juga hasil sharing dengan rekan-rekan peternak Merpati Hias. Mungkin ada beberapa yang tidak tepat, anda bisa memberikan saran ataupun berbagi pengalaman melalui kotak komentar.

Semoga bermanfaat. Salam Wok Wok Kur.

Terima kasih telah membaca hingga akhir.
Dan silahkan meninggalkan coretan pada kolom komentar !!
Mohon maaf jika terlambat membalas komentar.

EmoticonEmoticon